Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Jadi Guru Besar Unhas

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Jadi Guru Besar Unhas Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Prof. Dr...

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Jadi Guru Besar Unhas

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menyampaikan Pidato Penerimaan Jabatan Profesor pada Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi  Selatan, Selasa (14/11). Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menyampaikan Pidato Penerimaan Jabatan Profesor pada Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11).

MAKASSAR, Kompas.com - Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menyampaikan Pidato Penerimaan Jabatan Profesor pada Pengukuhan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/11).

"Eksistensi Hak Angket Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia", menjadi tema pidato Pengukuhan yang disampaikan Faisal Abdullah pada Sidang Senat Akademik yang dipimpin Ketua Senat Prof. Dr. H.M. Tahir Kasnawi, S.U dan disaksikan Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu M.A.

Judul tersebut lahir dari refleksi ilmiah keberagaman masalah yang saat ini krusial, yaitu korelasi hubungan antar lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif terkait penggunaan hak angket DPR kepada KPK. Faisal menegaskan bahwa penggunaan hak angket DPR harus dalam mekanisme check and balances antara lembaga negara/pemerintah yang lain, bukan be ntuk intervensi. Sehingga, bagaimanapun penggunaan hak angket tersebut harus tetap mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Hak angket DPR kepada KPK tidak memiliki dasar hukum dalam tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sehingga apabila terus dipaksakan, penggunaan angket tersebut bukan untuk hal konstitusi atau hak hukum, tapi kekuasaan yang bertentangan dengan hukum,” kata Faisal saat menyimpulkan pidato ilmiahnya.

Menurut pria kelahiran Pare-Pare 24 Juni 1963 ini, penggunaan hak angket DPR kepada KPK dan lembaga negara lainnya adalah perluasan kewenangan DPR. Jadi jika DPR ingin melakukan itu, maka UU MD3 harus terlebih dahulu diubah. Kemudian hak Angket tersebut menjadi suatu potensi sengketa antar lembaga negara yang merupakan satu persoalan yang penanganannya menjadi wewenang lembaga peradilan untuk memutuskan.

Dari rangkaian pidatonya yang begitu sarat dengan nilai-nilai akademis, ada sisi humanis yang luar biasa dan patut dicontoh yakni ungkapan syukur kepada Allah dibarengi ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya dan mempersembahkan seluruh prestasi tertinggi untuk beliau berdua.

"Saya bersyukur kepada Allah SWT bahwa hingga hari ini saya masih menikmati suatu kenikmatan langka, bahwa dalam umur saya saat ini masih dapat ditunggu ayah dan ibu saya. Saya bangga menjadi putra mereka H. Abdullah Rahim dan Hj. Rasmiah Hamsah Wa'du, Guru Besar ini saya persembahkan kepada mereka berdua karena kehormatan akademis sebenarnya milik mereka berdua untuk saya abdikan melalui pengabdian saya mengajar dan mendidik orang lain yang membutuhkan ilmu saya," ucap beliau dengan terbata-bata dan meneteskan air mata.

Faisal Abdullah yang mengawali karir akademik sebagai dosen Unhas pada 1988, sebenarnya sudah lama menerima gelar Profesor namun baru berkesempatan dikukuh kan menjadi Guru Besar Bidang Tata Negara, menjadi profesor ke-372 yang dimiliki Unhas. Pengukuhan Guru Besar Unhas ini dibarengkan dengan pengukuhan Prof Dr.Ir Syafruddin Syarif, MT yang menjadi Guru Besar Bidang Teknik dan menjadi profesor ke-373 yang dimiliki Unhas.

Acara pengukuhan Prof. Dr. Faisal Abdullah dihadiri para para akademisi Unhas dan para keluarga, tokoh, dan kolega, tampak isteri Thurayah Hasan, Staf Khusus Wapres Alwi Hamu, Rektor UNM Husain Syam. Dari Kemenpora yang mewakili Menpora Imam Nahrawi, hadir Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Samsudin, Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Arifin, Kabag Organisasi Olahraga Ahmad Arsani, dan Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda Alman Hudri

Terkini Lainnya

Berharap Anies Tepati Janji untuk Warga Bukit Duri

Berharap Anies Tepati Janji untuk Warga Bukit Duri

Megapolitan 15/11/2017, 09:55 WIB Hoaks, UI    Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur Khusus MTQ Talent

Hoaks, UI Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur Khusus MTQ Talent

Megapolitan 15/11/2017, 09:53 WIB Banjir Sebabkan Trans Sulawesi Macet, Warga Turun Atur Lalu Lintas

Banjir Sebabkan Trans Sulawesi Macet, Warga Turun Atur Lalu Lintas

Regional 15/11/2017, 09:40 WIB Masalah Pemilihan Ketua RW di Pluit Pun Dilaporkan ke Sandiaga

Masalah Pemilihan Ketua RW di Pluit Pun Dilaporkan ke Sandiaga

Megapolitan 15/11/2017, 09:39 WIB Pembunuh Pria di Kampung Rambutan karena Cemburu Kek   asihnya Naksir Wanita

Pembunuh Pria di Kampung Rambutan karena Cemburu Kekasihnya Naksir Wanita

Megapolitan 15/11/2017, 09:38 WIB KSAD: Jangan Biarkan Prajurit Dimanfaatkan Kepentingan Politik Praktis

KSAD: Jangan Biarkan Prajurit Dimanfaatkan Kepentingan Politik Praktis

Regional 15/11/2017, 09:34 WIB Baru Sandiaga Pimpinan Daerah yang Pakai 'Tightener' buat Celana Dinas

Baru Sandiaga Pimpinan Daerah yang Pakai "Tightener" buat Celana Dinas

Megapolitan 15/11/2017, 09:15 WIB

Kedutaan AS di Zimbabwe Imbau Warganya Tetap Tinggal di Tempat Aman

Internasional 15/11/2017, 09:05 WIB Paman Bobby: Kami Bangga, Anak Medan Jadi Keluarga Presiden...

Paman Bobby: Kami Bangga, Anak Medan Jadi Keluarga Presiden...

Regional 15/11/2017, 09:02 WIB Dana Penyelenggaraan Asian Games Baru Terkumpul Rp 2 Triliun

Dana Penyelenggaraan Asian Games Baru Terkumpul Rp 2 Triliun

Olahraga 15/11/2017, 09:02 WIB Anggota Fraksi PKB Musa Zainuddin Ha   dapi Vonis Hakim

Anggota Fraksi PKB Musa Zainuddin Hadapi Vonis Hakim

Nasional 15/11/2017, 08:56 WIB Pembunuh Pria yang Ditemukan Tewas di Kampung Rambutan Ditangkap

Pembunuh Pria yang Ditemukan Tewas di Kampung Rambutan Ditangkap

Megapolitan 15/11/2017, 08:46 WIB Gas Rawa Melimpah Ruah, Sudah 2 Bulan Warga Tak Lagi Beli Gas Melon

Gas Rawa Melimpah Ruah, Sudah 2 Bulan Warga Tak Lagi Beli Gas Melon

Regional 15/11/2017, 08:43 WIB Penembakan Massal di California Tewaskan Empat Orang

Penembak an Massal di California Tewaskan Empat Orang

Internasional 15/11/2017, 08:40 WIB Jokowi Berharap Perundingan Kerja Sama RCEP Selesai pada 2018

Jokowi Berharap Perundingan Kerja Sama RCEP Selesai pada 2018

Nasional 15/11/2017, 08:28 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Sulsel

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Lokal,2,Olahraga,6,
ltr
item
Berita 24 Sulawesi Selatan: Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Jadi Guru Besar Unhas
Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Jadi Guru Besar Unhas
http://assets.kompas.com/crop/0x0:786x524/750x500/data/photo/2017/11/14/1945854015.jpg
Berita 24 Sulawesi Selatan
http://www.sulsel.berita24.com/2017/11/deputi-pemberdayaan-pemuda-kemenpora.html
http://www.sulsel.berita24.com/
http://www.sulsel.berita24.com/
http://www.sulsel.berita24.com/2017/11/deputi-pemberdayaan-pemuda-kemenpora.html
true
8734574162354626968
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy