www.AlvinAdam.com


Berita 24 Sulawesi Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Aksi Kamisan Makassar: 'Berdiri' dan 'Diam' untuk Solidaritas ...

Posted by On 05.59

Aksi Kamisan Makassar: 'Berdiri' dan 'Diam' untuk Solidaritas ...

Aksi Kamisan Makassar: 'Berdiri' dan 'Diam' untuk Solidaritas Perjuangan Rakyat Seko

Aksi yang kedua kalinya ini setelah resmi dinyatakan terbentuk di kota Makassar berlangsung di depan Monumen Mandala Jl Jenderal Sudirman.

Aksi Kamisan Makassar: 'Berdiri' dan 'Diam' untuk Solidaritas Perjuangan Rakyat SekoALFIAN/TRIBUN TIMURAksi Kamisan Makassar yang diinisasi Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama dengan Amnesty Internasional Indonesia dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulawesi Selatan menggelar Aksi Kamisan atau Aksi Payung Hitam, Kamis (14/12/2017).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Aksi Kamisan Makassar yang diinisasi Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama dengan Amnesty Internasional Indonesia dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulawesi Selatan menggelar Aksi Kamisan atau Aksi Payung Hitam, Kamis (14/12/2017).

Aksi yang kedua kalinya ini setelah resmi dinyatakan terbentuk di kota Makassar berlangsung di depan Monumen Mandala Jl Jenderal Sudirman.

Pada kegiatan itu digelar aksi berdiri dalam keadaan diam sembari mengenakan payung hitam.

"Bagi kami diam dan berdiri sebagai pilihan. Karena diam tidaklah berarti telah kehilangan hak-hak sebagai warganegara, dan berdiri melambangkan bahwa korban/keluarga korban pelanggaran HAM adalah warganegara yang tetap mampu berdiri untuk menunjukkan bahwa punya hak sebagai warga di bumi pertiwi Indonesia dan sadar bahwa hak itu tidak gratis bisa didapat, terlebih-lebih ketika pemerintah tidak mau peduli," ujar Humaerah Jaju selaku Koordinator lapangan Aksi Kamisan.

"Diam juga untuk menunjukkan diri sebagai bukan perusuh, bukan warganegara yang susah diatur, juga bukan warganegara yang membuat bising telinga, tetapi tetap menuntut pemerintah untuk tidak diam," lanjutnya.

Adapun fokus utama isu yang diangkat pada aksi kali ini yakni solidaritas terhadap perjuangan masyarakat Seko Kabupaten Luwu Utara.

"Kali ini, kami mengusung sikap pembelaan terhadap rakyat Seko di Kabupaten Luwu Utara yang sedang berjuang menolak PLTA PT Seko Power Prima di kawasan tanah adat mereka. Kami mendapat kabar bahwa hingga hari ini tak sedikit warga Seko masih resah dengan kehadiran proyek PT Seko. Mereka juga ketakutan karena masih adanya upaya intimidasi dan ancaman kriminalisasi," ujarnya.

Penulis: Alfian Editor: Ardy Muchlis Ikuti kami di Gadis 12 Tahun Melahirkan Diam-diam lalu Simpan Bayi di Almari, Identitas Ayah Bayi Bikin Syok Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »