Kirim Berita Sulsel: Klik Disini | Konfirmasi Berita Sulsel: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

no image

Posted by On 11.59

3.500 narapidana Sulawesi Selatan dapat remisi 17 Agustus

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 3.500 narapidana di Sulawesi Selatan akan memperoleh remisi atau pemotongan masa tahanan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada Jumat (17/8).
"Pemberian remisi akan dilaksanakan 17 Agustus jam dua siang, serentak di seluruh Indonesia," kata Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono, usai menemui Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Imam, di Makassar, Selasa.
Menurut Sumarsono, berdasarkan laporan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, 70 narapidana akan langsung dinyatakan bebas, sementara sisanya hanya akan berkurang masa tahanan.
"Saya kira ini saatnya mereka menikmati kemerdekaan juga, terutama 70 orang yang dinyatakan bebas," ujarnya. Dia berencana hadir pada penyerahan remisi itu.
Sementara Imam mengatakan remisi yang diberikan bervariasi, antara satu sam pai enam bulan. "Hampir semua kasus ada, tapi sebagian besar adalah pidana umum. Napi teroris tidak ada dan 200 napi tindak pidana korupsi," katanya.
Sisi lain dari pemberian remisi di sana ini adalah dapat menghemat anggaran negara antara Rp4 miliar sampai Rp5 miliar dalam enam bulan.

Pewarta: Nurhaya J Panga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sumber: Sulawesi Selatan

thumbnail

Posted by On 11.59

Siswa SMP di Takalar Sulawesi Selatan Meninggal Setelah ...

Makassar -- Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Takalar, Irfan (13 tahun) meninggal dunia seminggu setelah divaksin Measles Rubella (MR) di sekolahnya, Senin (6/8). Warga Lingkungan Batu Maccing, Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan ini mengalami demam tinggi selama dua hari di rumahnya.Korban meninggal pada hari Senin (13/8), 03:00 WITA saat pihak keluarga hendak melarikan Irfan ke Rumah Sakit Takalar, namun dalam perjalanan meninggal dunia.

Makassar Indeks

Korban meninggal setelah vaksin MR di Sulawesi Selatan. (Foto: Dok: Makassar Indeks)
Keluarga Korban, Daeng Sibali, mengatakan pihak Puskesmas mendiagnosis Irfan mengalami demam berdarah, dan meminta darahnya untuk diperiksa sebagai sampel. Tidak hanya itu, Daeng Sibali juga mengatakan sebelum divaksin korban masih sehat, namun setelah itu demam."Korban ini sehat sebelum diimunisasi di sekolahnya. Setelah diimunisasi dia demam tinggi selama dua hari di rumahnya,” kata Daeng Sibali. Setelah Irfan meninggal, baru dokter datang untuk melakukan pengecekan darah, karena menurut dokter dari Puskesmas korban ini mengalami demam berdarah. "Kata Dokter Puskesmas hanya demam berdarah dan mengambil sampel darah, tapi kami langsung tidak menerima penawaran dokter itu, buat apalagi dilakukan pemeriksaan darah kalau korban sudah meninggal", ujar Daeng Sibali.

Sementara itu, keluarga korban lainnya bernama Herniyati Yusuf mengungkapkan bahwa usai divaksin, korban mengalami pembengkakan pada bagian kanan lengan serta mengalami demam tinggi. Irfan telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Lingkungan Batu Maccing, Kecamatan Polonbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Selasa 14 Agustus 2018.Untuk diketahui, Vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari dua penyakit sekaligus â€" campak (Measles) dan campak Jerman (Rubella).Sumber: Sulawesi Selatan

thumbnail

Posted by On 12.34

Sandiaga Mengaku Berdarah Bugis, Kerukunan Sulawesi Selatan ...

Most Popular

Pilpres 2019

SBY Tempati Posisi Paling Terhormat di Tim Pemenangan Koalisi Keumatan

Politik

PKS Beberkan Dua Nama Pengganti Sandiaga Uno

Asian Games 2018

Ini Pujian Pelatih Taiwan untuk Indonesia

Pilpres 2019

Inilah Posisi Ketua Umum Partai di Koalisi Prabowo-Sandiaga

Pilpres 2019

Sebelum ke RSPAD, Prabowo Sarapan Bubut Ayam

Daerah

Ditinggal Mati Suami, Wanita Paruh Baya di Jeneponto Tewas Minum Racum Rumput

Pilpres 2019

Jokowi Bagi-bagi Jabatan ke 9 Sekjen Partai Pendukung

Pilpres 2019

Takut Suntik, Prabowo: Lebih Baik Suruh Terjun Saja

Makassar

Tragedi di Inspeksi Kanal Makassar: Adik Tewas Ditikam, Kakak Kritis

Nasional

Tito Geser Sejumlah Jenderal, Ini Daftarnya

To Top Do NOT follow this link or you will be banned from the site!Sumber: Sulawesi Selatan

thumbnail

Posted by On 00.55

Laga Semi Final Leg Kedua Liga 3 Sulawesi Selatan Diundur

  • Home
  • >
  • Makassar
  • >
  • Sports
  • Muhaimin Reportase
  • PRSI Sulsel Andalkan Cabor Renang Indah Rebut Medali Emas
  • Anggaran Penyelenggaraan Porda Sulsel 2018 Tak Kunjung Cair
  • Harisma Bone Perkasa di Kejuaraan Softball Pelajar U-18
moreTOPIK TERPOPULER
  • deklarasi 2019 ganti presiden
  • psm makassar
  • liga 1
  • koni sulsel
  • kpu parepare
Laga Semi Final Leg Kedua Liga 3 Sulawesi Selatan DiundurMuhaiminLaga Semi Final Leg Kedua Liga 3 Sulawesi Selatan Diundur
Ilustrasi/Istimewa

MAKASSAR - Pertandingan semi final Leg Kedua Liga 3 Sulawesi Selatan (Sulsel) re smi diundur. Laga tersebut mempertemukan antara Palopo United kontra PS Bank Sulselbar di Stadion Lagaligo, dan Persibone melawan Persipangkep di Stadion La Patah, Bone.
Laga dari yang rencananya 16 Agustus, harus ditunda hingga 20 Agustus mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Operator Liga 3 Sulsel, Achmadi Djafri.
Dia mengungkapkan, bahwa laga tersebut harus diundur mengingat tanggal yang ditetapkan sebelumnya bertepatan dengan perayaan acara hari kemerdekaan di daerah. Sehingga mau tidak mau harus dilakukan penundaan jadwal.
"Kalau dimainkan tanggal 16 (Agustus), kan besoknya sudah tanggal 17 Agustus dan dilakukan upacara bendera. Nah otomatis, pasti persiapan itu akan terganggu. Sehingga kami putuskan untuk melakukan pengunduran," katanya, Senin (13/08/2018).
Achmadi Djafri mengungkapkan, bahwa pengunduran jadwal tersebut juga telah disepakati oleh empat tim peserta. Sehingga, tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan.
"Selain itu, pengunduruan jadwal ini juga menguntungkan seluruh tim. Sebab, waktu persiapan mereka untuk laga penentu nanti lebih banyak. Jadi memang bisa benar-benar dipersiapkan dengan baik," tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Manajer Persipangkep, Syamsul Alam membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan perihal penundaan jadwal laga. "Iya benar, diundur jadwalnya ke tanggal 20 Agustus," singkatnya.
Pada leg pertama yang digelar (12/08) lalu, dua laga sama-sama bermain imbang. Di mana, PS Bank Sulselbar seri (0-0) dengan Palopo United di Lapangan Karebosi, sementara Persipangkep sama kuat (1-1) dengan Persibone di Stadion Andi Mappe, Pangkep.
(agn)

Follow Us : Follow @SINDOnews Berita Terkait
  • Liga 3, Gasman Enrekang dan Persipare Didiskualifikasi
  • Lolos Putaran Kedua Liga 3 Sulsel, Ini yang Dibenahi Gasta Takalar
  • Matangkan Persiapan, Gasma Enrekang Target Lolos ke Liga 2
  • Tuan Rumah Liga 3, Askab PSSI Bulukumba Harap Dukungan Warga
  • Liga 3 Sulawesi Selatan akan Bergulir Pekan Kedua April Ini
  • Penalti Kontroversi, Buat Sidrap United Tersingkir di Liga 3
  • Sidrap United Tak Gentar Lawan Wakil Sumsel di Babak 16 Besar
  • Hasil Drawing Liga 3, Sidrap United Bergabung di Grup G
  • Sidrap United Matangkan Skema Permainan
SINDONEWS TERKINI
  • Nilai Tukar Rupiah Versus USD Dihantam Dua Sisi
  • Lerai Perkelahian, Bripka Aris Jadi Korban Penganiayaan di Kafe
  • Ada Ronaldo, Szczesny Sebut Juventus Tim Terkuat di Dunia
  • Pakaian Serba Putih Disiapkan untuk Pelantikan Aa Umbara-Hengky
  • Kebakaran di Pegangsaan, 160 Warga Mengungsi ke Masjid
sindonews ads
BERITA TERPOPULER
  • 1

    Eks Wakil Gubernur Sulsel Ramaikan Deklarasi Ganti Presiden
  • 2

    Aksi Tandingan Warnai Kericu han Deklarasi 2019 Ganti Presiden
  • 3

    Kompetisi Liga 1 Diliburkan, PSM Makassar Agendakan Uji Coba
  • 4

    Gelar Rapat Anggota, KONI Sulsel Bahas Persiapan Porda dan Pra PON
  • 5

    KPU Tetapkan Taufan Pawe Sebagai Wali Kota Parepare Terpilih
    BERITA TERKINI
  • Disanksi, Rusia Ancam Hentikan Pasokan Mesin RD-180 ke NASA
  • Muhammad Anjas Tercatat sebagai JCH Termuda dari Enrekang
  • September, Duo Korea Sepakat Adakan KTT di Pyongyang
  • Penataan Ibukota Gowa Baru Akan Dilaksanakan pada 2019
  • Anggota DPRD Bantaeng Kecam Pembubaran Aksi untuk Korban Gempa
  • Danny Paparkan Peran Pemuda Makassar di Sosialisasi Kemenpora
  • Sistem Pertahanan Udara Rusia Tembak Jatuh Drone di Langit Suriah
  • more
Sumber: Sulawesi Selatan

thumbnail

Posted by On 05.41

Ketua MUI Sulsel Beri Tausyiah di Pengajian Akbar LDII

Ketua MUI Sulsel Beri Tausyiah di Pengajian Akbar LDII

Agama Islam tidak akan mungkin bisa berkembang dengan baik jika umat meninggalkan kegiatan dakwah.

Ketua MUI Sulsel Beri Tausyiah di Pengajian Akbar LDIIHANDOVERWarga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar mengikuti pengajian akbar di Masjid Roudhotul Jannah, Jl Berua Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/8/2018).

Ilmaddin Husain

Wakil Sekretaris LDII Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar mengikuti pengajian akbar di Masjid Roudhotul Jannah, Jl Berua Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/8/2018).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Dr HM Arfah Shiddiq MA menguraikan, agama Islam tidak akan mungkin bisa berkembang dengan baik jika umat meninggalkan kegiatan dakwah.

“Jadi dakwah itu adalah rohnya islam atau spirit of islam. Kegiatan yang LDII lakukan ini sebuah kegiatan yang membantu pengembangan islam kedepan,” ujarnya saat diwawancarai.

Disela-sela pengajian, warga LDII melakukan gerakan infak dan sedekah secara serentak.

Peserta pengajian menyerahkan uang sesuai kemampuan masing-masing.

Materi pengajian dimulai dari kajian Alquran yang disampaikan Ustaz Nashruddin SPd MPd.

Selanjutnya pengkajian Syarah Asmaul Husna oleh Ustaz Ahmad Jauhar.

Kemudian tausyiah oleh Ketua MUI Sulawesi Selatan Dr HM Arfah Shiddiq MA.

Hadir dalam pengajian jajaran pengurus DPW LDII Sulawesi Selatan diantaranya, Dr Sukardi Weda, Dr Abri, Ishak Andi Ballado SE, Drs Renreng Tjolli MAg, Asdar Mattiro SSos, dan Moh Syafei SSos, da n Ridwan Yahya SE.

AGH M Arfah Shiddiq menambahkan. dakwah tidak halnya dilakukan melalui lisan atau dakwah bil lisan.

Dakwah juga dilakukan melalui perbuatan atau dakwah bil hal.

Adapun dakwah bilhal dilakukan dengan mendirikan pesantren atau menggelar pengajian di masjid seperti yang LDII lakukan.

“Sebelum pesantren didirikan boleh jadi banyak orang yang lalai dari ajaran agamanya. Pembinaan umat dilakukan melalui masjid. Pengajian ini adalah bentuk pengkaderan umat. Siapa yang akan meneruskan islam ke depan kalau kita tidak aktif,” ujar Dr Arfah yang juga pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan ini.(*)

Penulis: CitizenReporter Editor: Mahyuddin Ikuti kami di Selangkah Lagi Capai Gelar Sarjana Hukum, Mahasiswi Unhas Ini Tewas usai Dibegal Sumber: Sulawesi Selatan