www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bentrok di UIN Alauddin, Tiga Polisi Jadi Korban, Tiga Mahasiswa Ditahan

Posted by On 04.59

Bentrok di UIN Alauddin, Tiga Polisi Jadi Korban, Tiga Mahasiswa Ditahan

Bentrok di UIN Alauddin, Tiga Polisi Jadi Korban, Tiga Mahasiswa Ditahan

Kombes Pol Anwar Efenfi mengatakan, tiga anggota yang terluka karena terkena lemparan batu dari kerumunan mahasiswa HMI.

Bentrok di UIN Alauddin, Tiga Polisi Jadi Korban, Tiga Mahasiswa DitahanDARUL AMRIBentrokan antara mahasiswa dan polisi, di UIN Alauddin Makassar, Kamis (20/10/2017) sore.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga polisi jadi korban dalam bentrokan antara mahasiswa dan polisi, di UIN Alauddin Makassar, Kamis (20/10/2017) sore.

Bentrokan yang bermula dari demo yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa I slam (HMI) Cabang Gowa Raya didepan UINAM, terjadi pada pukul 16.00 Wita.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Anwar Efenfi mengatakan, tiga anggota yang terluka karena terkena lemparan batu dari kerumunan mahasiswa HMI.

"Ada tiga anggota kami yang terluka karena lemparan batu, saat ini kita sudah bawa ke rumah sakit bhayangkara untuk dilakukan pengobatan," kata Anwar.

Tiga anggota kepolisian yang terluka diantaranya, dua anggota dari Satuan Bhayangkara (Sat Sabhara) Polrestabes, dan satu anggota Brimob Polda Sulsel.

Aksi saling lempar batu ini, membuat pengguna jalan dari arah Gowa di jalan Sultan Alauddin depan UINAM, dan arah sebaliknya itu, sempat macet total.

Pihak kepolisian mengaku, masih harus melakukan konsolidasi dan menarik diri dari lokasi bentrok. Polisi juga belum pastikan penyebab bentrok tersebut.

Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya, Andi Jimmy Rusman mengatakan, aksi bentrokan tersebut karena polisi yang berusaha untuk bu barkan paksa aksi.

"Kita mau aksi damai tapi tiba-tiba tim anggota kepolisian langsung bubarkan aksi kami, akhirnya ada teman kami yang juga diamankan," kata Jimmy dilokasi.

Mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Gowa Raya ini melakukan aksi dan menyikapi, kasus-kasus yang kini masih menjadi polemik masyarakat.

Jimmy menyebutkan, kasus-kasus tersebut di antaranya, menyikapi kasus korupsi e-KTP dan juga menyoroti rezim pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla.

"Kami meminta agar teman kami segera dilepas, karena yang kami tahu kami ini melakukan aksi damai untuk menyikapi kasus korupsi E-KTP," jelas Jimmy.

Penulis: Darul Amri Lobubun Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Lagi Bermesraan Bareng Pria Lain di Kamar Hotel, PNS Asal Solo Digerebek Suaminya, yang Terjadi... Sumber: Tribun Makassar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »