www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPPA Gelar Gerakan Stop Perkawinan Anak di Sulawesi Selatan

Posted by On 23.19

KPPA Gelar Gerakan Stop Perkawinan Anak di Sulawesi Selatan

  • Makassar
  • >
  • News
  • Syachrul Arsyad Reportase
  • Faktor Budaya Penyebab Angka Perkawinan Anak Tinggi di Sulsel
  • Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Resmikan Kantor Kopdit Pintu Air
  • Masjid Kubah 99 CPI Masih Butuh Dana Rp110 Miliar
moreTOPIK TERPOPULER
  • tewas tenggelam
  • bpbd enrekang
  • psm makassar
  • ewako psm
  • liga 1
KPPA Gelar Gerakan Stop Perkawinan Anak di Sulawesi SelatanSyachrul ArsyadKPPA Gelar Gerakan Stop Perkawinan Anak di Sulawesi Selatan
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), menggelar Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak. Foto Syachrul Arsya d/SINDOnews

MAKASSAR - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), menggelar Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (2/11/2017).
Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Fernandez Hutagalung menuturkan, perkawinan anak melanggar sejumlah hak asasi yang dijamin oleh Konvensi Hak Anak (KHA). Salah satunya adalah hak atas pendidikan.
"Sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Anak, usia layak menikah adalah di atas 18 tahun. Hal tersebut mempertimbangkan aspek psikologis, kesehatan, mental dan kesiapan ekonomi," tuturnya.
Diketahui, Perkawinan anak merupakan bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap anak, serta pelanggaran terhadap hak anak. Khususnya hak untuk menikmati kualitas hidup yang baik dan sehat, serta hak untuk tumbuh dan berkembang sesuai usianya.
Bahkan berdasarkan data, Indonesia negara peringkat ke-7 did unia dan peringkat ke-2 di ASEAN (setelah Kamboja) dengan kasus perkawinan anak tertinggi. Salah satu provinsi di Indonesia yang turut menyumbangkan kasus perkawinan anak terbesar adalah provinsi Sulsel.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Andi Nurlina menyampaikan, perkawinan adalah hal yang sakral. Harus siap fisik, mental, dan spiritual dalam usaha membina keluarga.
"Kesiapan berkeluarga, harus ada kesiapan usia yang matang," kata Nurlina.
Perkawinan anak adalah noda hitam dalam kehidupan anak sendiri. Bayi yang dilahirkan perempuan di bawah umur punya resiko kematian lebih besar.
Resiko kematian perempuan dan kelahiran anak adalah karena adanya pernikahan dini. Karena itu, orang tua harus dikedepankan dalam mendidik anak. Ketahanan keluarga saat ini menjadi benteng yang harus diperkuat.
"Perkuat akhlak anak. Ibu dan bapak wajib membimbing anak-anaknya," tambahnya.
Diketahui, Gerakan Bersama Stop Perkawinan Anak p ertama kali dideklarasikan oleh Menteri PPA 3 November lalu di Jakarta. KPPA berkomitmen dalam melakukan gerakan ini demi pemenuhan hak anak menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.
(agn)

Follow Us : Follow @SINDOnews Berita Terkait
  • Faktor Budaya Penyebab Angka Perkawinan Anak Tinggi di Sulsel
SINDONEWS TERKINI
  • Keseriusan Idrus Marham Pimpin Golkar Diragukan
  • Rusuh Pasca Pemilu Presiden di Honduras, 1 Tewas dan Puluhan Luka
  • Ustaz Bahtiar Nasir Perkirakan Peserta Reuni 212 Tembus 3 Juta Orang
  • Studi: Makan Pizza Bantu Turunkan Berat Badan
  • Penumpang ke Bali Meningkat, Polresta Sidoarjo Pastikan Kondisi Terminal dan Bus Aman
sindonews ads
BERITA TERPOPULER
  • 1

    Murid SD di Enrekang Tewas Tenggelam di Sungai Saddang
  • 2

    Intip Tiga Calon Pemain Pengganti Pavel di PSM Makassar
  • 3

    Dikaitkan dengan PSM Makassar ini Kata Victor Igbonefo
  • 4

    Tak Ingin Difoto, Warga Ammatoa Kajang Tolak Perekaman e-KTP
  • 5

    Kuasai Sabu, Polisi Amankan Oknum PNS di Bantaeng
    BERITA TERKINI
  • Faktor Budaya Penyebab Angka Perkawinan Anak Tinggi di Sulsel
  • Bangun Sinergitas dengan Media, KPU Parepare Gelar Outbound
  • Pemuda Jaman Now, Alumni UMI Ini Kompak Lakukan Salam Punggawa
  • Catat, Sabtu dan Minggu Samsat se-Sulsel Tetap Buka
  • Pemuda Harus Punya Jiwa Kewirausahaan Berdaya Saing Tinggi
  • Ini 3 Tim Nasional Favorit Juara Piala Dunia 2018
  • Ganda Dewasa Campuran Sulsel Raih Emas di Kejurnas Bulutangkis
  • more
Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »