www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

5 budaya paling seram di Indonesia, salah satunya dari Sulawesi ...

Posted by On 17.29

5 budaya paling seram di Indonesia, salah satunya dari Sulawesi ...

5 budaya paling seram di Indonesia, salah satunya dari Sulawesi Selatan. (Foto/Scribol)

Terkini.id, â€" Indonesia merupakan negara majemuk yang kaya akan adat dan tradisi budayanya. Bisa dikatakan tiap jengkal wilayah di Indonesia punya budaya yang berbeda-beda dan beraneka ragam. Beberapa tradisi budaya di Indonesia juga ada yang tergolong mistis dan menyeramkan.

Meskipun masih banyak masyarakat yang menganggap tradisi menyeramkan di beberapa daerah di Indonesia tidak masuk akal, akan tetapi tradisi-tradisi tersebut merupakan warisan leluhur nenek moyang bangsa Indonesia.

Berikut 5 tradisi budaya paling mistis dan menyeramkan di beberapa daerah di Indonesia.

1. Kerik Gigi (Sumatera Barat)

Budaya Kerik Gigi di Sumatera Barat. (Foto/Magazine Centrum)

Jika biasanya kerik gigi hanya untuk merapikan bagian bawah gigi agar terlihat rata, namun berbeda halnya dengan kebiasaan kerik gigi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Kerik gigi menjadi tradisi yang harus dilakukan oleh para perempuan di sana sebagai tanda mereka sudah mencapai kedewasaan. Tradisi ini sudah diwariskan dari nenek moyang masyarakat Kepulauan Mentawai.

Mereka melaksanakan tradisi ini dengan tujuan agar lebih terlihat cantik dan dapat menarik laki-laki yang nantinya akan menjadi suami pendamping hidup mereka.

Baca :Karya sastra Sinrilik, prosa sejuta mitos

2. Mas kawin kepala manusia (Maluku)

Budaya mas kawin kepala manusia berasal dari Maluku. (Foto/Scribol)

Ritual paling menyeramkan selanjutnya datang dari Suku Naulu di Maluku. Suku ini tersebar di Pulau Seram, yakni Dusun Sepa dan Dusun Nuanea.

Di Suku Naulu, masyarakatnya harus memenggal kepala manusia untuk persembahan mas kawin. Tapi, tradisi ini hanya dilakukan ketika melamar anak gadis Raja Naulu. Jadi, calon mempelai prianya harus membawakan kepala manusia sebagai mas kawin.

Tradisi ini dilakukan sebagai bukti sang mempelai pria memiliki kejantanan dan keberanian. Suku Naulu juga meyakini kalau persembahan kepala bakal menyenangkan arwah para leluhur.

3. Debus (Banten)

Tradisi Debus dari Banten. (Foto/Unit Kebudayaan Banten)

Debus merupakan tradisi b udaya yang berasal dari Banten. Tradisi ini menampilkan kemampuan manusia yang kebal akan serangan senjata tajam.

Beberapa peragaan dalam tradisi debus, salah satunya peragaan tubuh manusia yang ditusuk berbagai senjata tajam namun tidak tembus dan tidak melukai tubuh sedikit pun.

Debus acap kali dikombinasikan dengan seni tari, seni suara dan seni kebatinan yang bernuansa mistik dan magis. Tradisi ini biasanya dipertontonkan sebagai pelengkap upacara adat, atau untuk hiburan masyarakat.

Baca :Inilah 6 mitos 'Pamali' orang Bugis

Pada zaman penjajahan Belanda dahulu kala, tradisi ini dipertontonkan untuk membakar semangat dan keberanian masyarakat Banten saat melawan penjajahan kolonial Belanda.

4. Mayat Berjalan (Sulawesi Selatan)

Tradisi Ma’nene dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (Foto/Youtube)

Salah satu ritual di Tana Toraja yang cukup terkenal dan terbilang seram yakni sebuah ritual mayat berjalan saat prosesi pemakaman masyarakat Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Ritual mayat berjalan ini disebut Ma’nene, sebuah tradisi mengarak mayat yang telah diawetkan sebelumnya. Ritual ini dilakukan karena berdasar kepercayaan masyarakat Toraja, kematian menjadi sesuatu hal yang disakralkan dan harus dihormati.

Kabarnya, tradisi ini tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang di Tana Toraja. Mereka yang bisa melakukan ritual tersebut memiliki ilmu khusus untuk membangkitkan orang mati.

Orang-orang khusus ini memberi mantra kepada mayat hingga akhirnya orang yang sudah puluhan tahun meninggal bisa berjalan seperti layaknya manusia yang masih hidup. Bahkan binatang seperti kerbau yang sudah dipotong kepalanya dan dikuliti habis jika diberi mantera-mantera tersebut, mereka masih bisa dibuat berdiri dan berlari kencang ataupun mengamuk.

Baca :Ini Falsafah Orang B ugis untuk Sukses di Tanah Rantau

5. Potong jari (Papua)

Tradisi Potong Jari dari Papua. (Foto/Tradisi Unik)

Di tanah Papua masih terdapat suku-suku tradisional yang jauh dari pengaruh budaya modernisasi, salah satunya Suku Dani.

Suku Dani Papua memiliki budaya yang tidak lazim dan sangat mengerikan yakni tradisi potong jari yang disebut dengan Ikipalin. Tradisi ini dilakukan oleh keluarga yang sedang berkabung karena ditinggal mati anggota keluarganya.

Masyarakat Suku Dani menganggap dengan memotong jari, keluarga yang ditinggalkan akan terhindar dari kesialan dan bencana yang disebabkan oleh meninggalnya anggota keluarga mereka.

Tradisi Ikipalin juga sudah mulai ditinggalkan perlahan-lahan karena dianggap terlalu ekstrim, meskipun beberapa penduduk di sana masih melangsungkan tradisi ini.

Nah, itulah 5 budaya paling menyeramkan yang ada di Indonesia. Meskipun beberapa budaya tersebut sudah mulai ditinggalkan, tetapi budaya-budaya itu setidaknya membuktikan bahwasanya Indonesia adalah negara kaya akan tradisi yang tidak dimiliki oleh negara-negara manapun di dunia.

PenulisFachri Djaman
Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »