www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komitmen Bangun Perguruan Tinggi di Kampung, Akademisi: NH ...

Posted by On 02.21

Komitmen Bangun Perguruan Tinggi di Kampung, Akademisi: NH ...

NH Aziz

Komitmen Bangun Perguruan Tinggi di Kampung, Akademisi: NH-Aziz Bisa Wujudkan Pemerataan Pendidikan

Duet NH-Aziz sebagai pemimpin masa depan Sulsel menjadikan program pendidikan sebagai salah satu program prioritasnya.

Komitmen Bangun Perguruan Tinggi di Kampung, Akademisi: NH-Aziz Bisa Wujudkan Pemerataan PendidikanMUH ABDIWANPasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) mendatangi kantor KPU Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (8/1/2017)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid (NH) begitu memperhatikan pemerataan pembangunan di Su lawesi Selatan. Termasuk sektor pendidikan di desa yang disebut masih tertinggal ketimbang kota.

Padahal soal pendidikan, tertuang jelas dalam Pasal 31 Undang Undang Dasar 1945 ayat 1 dan 2 adalah salah satu hak masyarakat Indonesia yang harus dipenuhi pemerintah.

Memenuhi kewajiban pemerintah tersebut, duet NH-Aziz sebagai pemimpin masa depan Sulsel menjadikan program pendidikan sebagai salah satu program prioritasnya.

Salah satu solusinya, NH akan membangun PT (Perguruan Tinggi) di kampung melibatkan APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) dan memberikan beasiswa pendidikan untuk mewujudkan sektor pemerataan pendidikan.

“Aptisi akan memiliki posisi penting karena ada banyak sekali yang bisa dilibatkan dalam visi pengembangan pendidikan di Sulawesi Selatan. Perguruan tinggi harus menjadi mitra bagi pemerintah dalam pembangunan,” jelas Nurdin Halid saat menghadiri undangan bedah program bersama Aptisi Sulsel Wilayah IX-A di Aula Growth Cen tre, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar via rilis, Rabu (17/1/2018).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Aptisi Sulsel Wilayah IX-A, Profesor Ma’ruf Hafidz menyebut NH memiliki ikatan batin dengan pendidikan. NH juga bukan figur baru di lingkungan akademisi. Sebab, Ketua Dewan Koperasi Indonesia itu pernah mengajar di STKIP Muhammadiyah Enrekang dan pernah terlibat aktif di Kopertis.

“Beliau dengan pengalaman dan bagian dari Kopertis, paling tidak bisa memberikan perubahan di perguruan tinggi swasta. Kita mengharapkan visi-misi yang dibawa bakal calon karena interaksi antar PTS dengan birokrat masih sangat kecil,” bebernya.

NH diundang APTISI untuk memaparkan Program Membangun Kampung di hadapan puluhan dosen, rektor dan guru besar perguruan tinggi swasta. Selain NH, APTISI juga akan mengundang bakal calon lain untuk memaparkan program.

Mendengarkan visi-misi pasangan nasionalis-religius ini, akademisi yang tergabung dalam organisasi dosen perguruan tinggi swasta pelat merah ini memuji konsep NH-Aziz yang berkomitmen membuat pemerataan pembangunan pendidikan di Sulawesi Selatan. Pengalaman NH dan Aziz di pendidikan disebut sangat mengenal kebutuhan sektor pendidikan.

“Ya begini, pak Nurdin Halid ini kan mantan dosen PTS dia paham perguruan tinggi swasta sehingga secara konsep maupun implementasinya pasti bisa. Insyaallah bisa. Apalagi tadi masukan-masukan dari teman-teman banyak masukan. Implementasinya dengan pengalaman yang banyak dimiliki dan kemampuan, saya kira program-program itu bisa. Insyaallah,” tegas Direktur Program Pascasarjana, Magister Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM Bongaya), Prof. Dr. H. Syamsul Ridjal, M.Si.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Abdul Azis Editor: Suryana A nas Ikuti kami di Pergoki Suami dan Selingkuhan, Reaksi Istri Sabar dan Lemah Lembut Bikin Keduanya tak Berkutik Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »