www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kebutuhan Sutera Indonesia 98 persen Berasal dari Cina

Posted by On 04.35

Kebutuhan Sutera Indonesia 98 persen Berasal dari Cina

Kebutuhan Sutera Indonesia 98 persen Berasal dari Cina Reporter:

Pribadi Wicaksono (Kontributor)

Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

Selasa, 17 April 2018 13:58 WIB
Pekerja melakukan proses pemintalan di Rumah Sutera, Bogor, Jawa Barat, 14 November 2017. Sutera sendiri merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil. ANTARA FOTO/Yulius Wijaya Satria

Pekerja melakukan proses pemintalan di Rumah Sutera, Bogor, Jawa Barat, 14 November 2017. Sutera sendiri merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menj adi tekstil. ANTARA FOTO/Yulius Wijaya Satria

TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Yayasan Royal Silk Indonesia menyebut ketergantungan besar Indonesia terhadap Cina dalam penyediaan bahan baku benang sutera dinilai turut berimbas pada para perajin batik dan tenun yang selama ini mengandalkan bahan itu untuk proses produksi.

Ketergantungan Indonesia atas bahan baku sutera dari Cina itu disebut mencapai 98 persen.

“Dalam kurun dua hingga tahun terakhir ini, benang sutera impor dari Tiongkok ini harganya sudah Rp 1,3 juta per kilogram, atau naik berkali lipat dibanding sepuluh tahun lalu yang masih Rp 250 ribu per kilogram,” ujar Fitriani, Ketua Yayasan Royal Silk Indonesia di Yogyakarta Senin 16 April 2018.

Akibat makin mahalnya benang sutera itu, para perajin batik dan tenun di Indonesia yang bisa menggunakan benang itu untuk membuat kain pun kesulitan dan memilih menghentikan produksinya.

“Kalau bena ng sutera itu diganti dengan benang viscose rayon tentu kualitas barang akan turun,” ujarnya.

Fitriani merujuk penelitian tenaga ahli Japan International Cooperation Agency (JICA) yang membidangi pengembangan promosi produk lokal, Kuroda Masato yang menemukan dampak mahalnya sutera ini dialami perajin Indonesia.

Seperti di wilayah Wajo, Sulawesi Selatan yang selaa ini menjadi salah satu sentra produksi kain tenun. Dari 5000 perajin tenun di wilayah itu kini hanya 2000 penenun yang masih produksi akibat mahalnya bahan baku sutera. Tak hanya mahal, bahan sutera impor juga langka.

“Apalagi saat mau lebaran seperti ini, barang sutera itu di-‘keep’ stockiest dari Cina, lalu dilepas ke pasar saat mendekati lebaran jadi harganya bisa tinggi sekali,” ujar Fitriani.

Dari hasil penelitian di Wajo itu, Kuroda pun mencari alternative pengganti sutera dengan kualitas paling tidak setara namun dengan harga lebih murah. Akhirnya ditemukan alternative serat cupro y ang harganya bisa per kilogram berkisar Rp 58-62 ribu.

Cupro ini serat yang menempel dalam biji kapas di mana masing-masing mengandung minyak kapas sehingga ketika dipintal menjadi benang hasilnya lembut dan berkilau seperti sutera. Bahan baku berbasis cupro ini telah diperkenalkan pada perajin seperti Wajo, Garut, dan Sukabumi.

Fitriani menuturkan, cupro ini sendiri juga bahan yang masih diimpor khususnya dari Jepang. Namun saat diimpor masih dalam bentuk serat dan proses pemintalan menjadi benang dilakukan di pabrik Indonesia. Sehingga secara harga dapat ditekan tidak seperti dengan Cina yang impornya hanya bisa dalam bentuk benang jadi.

“Dengan proses pemintalan di dalam negeri, produk benang cupro Indonesia ini bisa diekspor ke berbagai negara, jadi kita tidak hanya impor tapi juga bisa ekspor,” ujarnya.

Perajin sekaligus pemilik rumah batik Marenggo Batik Yogyakarta, Nuri M. Hidayati menuturkan, kain cupro sebagai alternative pengganti sutera ini ben ar-benar menjadi terobosan untuk perajin dan desainer terus berproduksi.

“Hasilnya benar-benar kinclong sekali seperti sutera,” ujarnya.

Adapun Nuri dan sejumlah artisan Yogyakarta rencananya juga akan memamerkan hasil olahan bahan baku cupro mereka saat pameran kerajinan tangan Inacraft 2018 nanti yang dilangsungkan 25-29 April 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

Terkait Rekomendasi
  • Pengemudi    Taksi Online Mengeluh, Kami seperti Majikan dan Buruh

    Pengemudi Taksi Online Mengeluh, Kami seperti Majikan dan Buruh

    2 jam lalu
  • Meutya Hafid Tak Puas Jawaban Facebook yang Menyalahkan Pihak III

    Meutya Hafid Tak Puas Jawaban Facebook yang Menyalahkan Pihak III

    4 jam lalu
  • KKDO Tolak Kebijakan Taksi Online Jadi Perusahaan Transportasi

    KKDO Tolak Kebijakan Taksi Online Jadi Perusahaan Transportasi

    5 jam lalu
  • Jelang Hari Kartini,    KFC Tebar Diskon

    Jelang Hari Kartini, KFC Tebar Diskon

    7 jam lalu
  • Foto
  • Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan

    Solusi Logistic e-Commerce, iStore iSend Resmi Diluncurkan

    4 hari lalu
  • Intip Proses Daur Ulang Baterai Bekas untuk Mobil Listrik

    Intip Proses Daur Ulang Baterai Bekas untuk Mobil Listrik

    5 hari lalu
  • Tiket Masuk Gratis, JakCloth 2018 Diserbu Pengunjung

    Tiket Masuk Gratis, JakCloth 2018 Diserbu Pengunjung

    5 hari lalu
  • McDonalds Rekrut 3.000 Lebih Karyawan Secara Serentak

    McDonalds Rekrut 3.000 Lebih Karyawan Secara Serentak

    7 hari lalu
  • Video
  • Kunjungi PT INKA, Senegal Berencana Beli 10 Lokomotif

    Kunjungi PT INKA, Senegal Berencana Beli 10 Lokomotif

    1 hari lalu
  • Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    Pengusaha Baju Raup Untung dari Tagar 2019 Ganti Presiden

    3 hari lalu
  • PT. ASDP Indonesia Ferry Siapkan Layanan Mudik Gratis

    PT. ASDP Indonesia Ferry Siapkan Layanan Mudik Gratis

    4 hari lalu
  • Sidak Sarden Diduga Bercacing di Madiun, Ini Temuannya

    Sidak Sarden Diduga Bercacing di Madiun, Ini Temuannya

    13 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pengemudi Ojek Online Minta Tarif Naik, Apa Kata Grab dan Gojek?

  • 2

    Jokowi Akan Terbitkan Perpres Pembebasan Lahan Proyek Non PSN

  • 3

    KPPU Awasi Tuntutan Sopir Ojek Online Grab dan Gojek Soal Tarif

  • 4

    Jelang Hari Kartini, KFC Tebar Diskon

  • 5

    Sri Mulyani: Penerimaan Pajak Triwulan I 2018 Tumbuh 9,94 Persen

  • Fokus
  • Sam Rainsy: Cina Manfaatkan Hun Sen Pecah Belah ASEAN

    Sam Rainsy: Cina Manfaatkan Hun Sen Pecah Belah ASEAN

  • Usulan Kenaikan Anggaran DPR Rp 7,7 Triliun Dikritik

    Usulan Kenaikan Anggaran DPR Rp 7,7 Triliun Dikritik

  • Menanti LRT Beroperasi dan Integrasi Angkutan Umum di Ibu Kota

    Menanti LRT Beroperasi dan Integrasi Angkutan Umum di Ibu Kota

  • Relokasi Pedagang Pasar Tasik Tambah Kemacetan Area Tanah Abang

    Relokasi Pedagang Pasar Tasik Tambah Kemacetan Area Tanah Abang

  • Terkini
  • Cara Kemenhub Tekan Peredaran Ijazah Pelaut Palsu

    Cara Kemenhub Tekan Peredaran Ijazah Pelaut Palsu

    2 jam lalu
  • Cara Simpel Cek Kelulusan SNMPTN 2   018

    Cara Simpel Cek Kelulusan SNMPTN 2018

    2 jam lalu
  • Mudik 2018, Menhub: Bandara Kertajati Bisa Digunakan

    Mudik 2018, Menhub: Bandara Kertajati Bisa Digunakan

    2 jam lalu
  • Promo Ultah Hokben, Antrean Pengunjung Mengular di Buaran Plaza

    Promo Ultah Hokben, Antrean Pengunjung Mengular di Buaran Plaza

    2 jam lalu
  • Perusahaan Bir Bintang Ekspansi Pasar Hingga ke Inggris

    Perusahaan Bir Bintang Ekspansi Pasar H ingga ke Inggris

    2 jam lalu
  • Situs www.snmptn.ac.id Error? Pengumuman Lengkap Bisa Cek di Sini

    Situs www.snmptn.ac.id Error? Pengumuman Lengkap Bisa Cek di Sini

    2 jam lalu
  • AP II: Pengembangan Sisi Udara Bandara Kertajati Rampung Oktober

    AP II: Pengembangan Sisi Udara Bandara Kertajati Rampung Oktober

    2 jam lalu
  • Jasamarga Dapat Pinjaman Rp 7 Triliun Danai Proyek Jalan Tol

    Jasamarga Dapat Pinjaman Rp 7 Triliun Danai Proyek Ja lan Tol

    2 jam lalu
  • Facebook Ungkap Proses Bocornya Data 1,09 Juta Pengguna Indonesia

    Facebook Ungkap Proses Bocornya Data 1,09 Juta Pengguna Indonesia

    2 jam lalu
  • Peminat Bright Gas 5,5 Kg di Priangan Timur Naik 73 Persen

    Peminat Bright Gas 5,5 Kg di Priangan Timur Naik 73 Persen

    2 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Tax Holiday, Skema Ringkas Investasi Jumbo Sektor Usaha Pionir

    Pemerintah memangkas proses untuk mendapat fasilitas Tax Holiday bagi investor. Upaya in dilakukan untuk menarik investasi di sektor usaha pionir.

    Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »