www.AlvinAdam.com

Berita 24 Sulawesi Selatan

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jelajahi Indonesia Timur, Kapal Ramadan Dimulai dari Sulawesi ...

Posted by On 23.56

Jelajahi Indonesia Timur, Kapal Ramadan Dimulai dari Sulawesi ...

Jelajahi Indonesia Timur, Kapal Ramadan Dimulai dari Sulawesi Selatan

M. Insan Nurrohman, memaparkan Kapal Ramadan membantu penyediaan bahan pangan untuk masyarakat miskin di Indonesia Timur.

Jelajahi Indonesia Timur, Kapal Ramadan Dimulai dari Sulawesi SelatanHANDOVERJelajahi Indonesia Timur, Kapal Ramadan Dimulai dari Sulawesi Selatan

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bercerita tentang wilayah Timur Indonesia, lembaran kisahnya selalu ramai dengan bentang lautan biru, deretan pulau-pulau eksotis, juga ribuan suku dan budaya lokal yang tak terkira nilainya.

Sejak Indonesia merdeka, Jawa memang menjadi sentral, tapi ra sanya semua orang Indonesia sudah memahami, bahwa kekayaan Indonesia yang sebenarnya tersembunyi dalam tiap deret pulau-pulau di Timur Indonesia.

Namun, cerita tentang wilayah timur Indonesia tak hanya tentang keindahan. Ada ironi yang bersanding dengan eksotisme. Mirisnya lagi, ironi itu merata terselip di tiap-tiap pulau, gunung, dan daerah terpencil di pelosok Indonesia Timur.

Tak perlu berpikir panjang, deretan masalah sosial bertemu menjadi satu. Bahkan seringkali dibiarkan jenuh dan akhirnya terabaikan. Kemiskinan jelas menjadi masalah utama. Ditambah dengan akses transportasi yang terbatas.

Kalau tak ada kapal, kalau ombak sedang meninggi, maka tak ada logistik yang terangkut hingga ke pulau-pulau terpencil. Kalau tak ada kendaraan umum yang mengangkut, harga-harga barang kebutuhan sehari-hari melonjak tak terjangkau. Belum lagi dengan dilema kekeringan menahun. Air bersih harus ditebus dengan lembaran Rupiah yang tak sedikit.

Satu dari sekian luas deretan wilayah Timur Indonesia, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan lembaran cerita yang lengkap. Angka statistik menuliskan, jumlah penduduk miskin di NTT hingga bulan September 2017 mencapai 1.134.740 orang, atau setara dengan 21,38 persen dari populasi.

Desa tanpa listrik sejak Indonesia merdeka, desa tanpa air bersih selama puluhan tahun, desa yang terpencil karena tak ada akses kapal yang menghubungkan, semua tersuguh di bentangan wilayah NTT.

Ironi itu pun belum banyak yang berubah di hari-hari Ramadan tahun 2018 ini. Selagi semarak berbuka puasa berulang setiap harinya di Pulau Jawa, ratusan ribu keluarga Muslim di pelosok NTT, berbuka puasa dalam sunyi.

Beranjak dari getir cerita yang tersaji di pelosok NTT, Aksi Cepat Tanggap (ACT) memulai ikhtiar untuk melayarkan Kapal Ramadan. Sebuah perjalanan menjelajahi Indonesia Timur, menyapa puluhan ribu keluarga. Tujuan akhirnya untuk mendistribusikan paket pangan di desa-desa paling pelosok.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Alfian Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Kapolri Minta Pernyataan Teroris Aman Abdurrahman soal Bom Surabaya Diviralkan Sumber: Google News | Berita 24 Sulsel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »